Sampah Organik: Klasifikasi, Pengelolaan, dan Pemanfaatan

Sampah organik adalah sampah yang berasal dari sisa-sisa barang yang tidak terpakai yang sebelumnya berasal dari organisme hidup. Karena berasal dari organisme, sampah ini lebih mudah terurai daripada jenis sampah anorganik.

Sampah organik ini apabila dikelola secara benar akan menghasilkan produk yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Contoh pemanfaatan dari sampah organik ini adalah pembuatan pupuk kompos yang dapat digunakan dalam sektor pertanian.

Sampah Organik

Klasifikasi

Sampah jenis ini dapat dibedakan atau diklasifikasikan secara garis besar ke dalam dua jenis, yaitu:

1. Sampah Organik Basah

Sampah organik berjenis basah merupakan sampah yang berasal dari makhluk hidup yang notabene memiliki kadar air yang cukup tinggi. Contoh dari sampah organik ini adalah sayuran, buah-buahan, dan limbah pengelolaan hewan ternak.

2. Sampah Organik Kering

Sampah organik berjenis kering adalah sampah yang berasal dari makhluk hidup yang notabene memiliki kadar air yang cukup kecil sehingga tidak basah apabila dipegang oleh tangan. Contoh sampah ini adalah kertas, kayu, ranting pohon, serta dedaunan yang kering.

Pengelolaan Sampah

Jenis-jenis sampah organik yang telah diketahui, maka selanjutnya diuraikan mengenai prinsip mengenai penerapan dalam pengolahan sampah tersebut. Prinsip yang dikenal dengan nama 4R itu diantaranya.

Pengertian dan jenis-jenis sampah jenis ini telah dijelaskan, maka selanjutnya adalah pembahasan mengenai penerapan dalam pengolahan sampah organik ini.

Pengelolaan sampah organik sebenernya dapat pula didekati dengan penerapan prinsip 4R meskipun tidak semua jenis sampah organik menerapkan hal ini. 4R sendiri adalah reduce, reuse, recycle, dan replace.

KLIK DI SINI UNTUK TERUS MEMBACA